Blog pendidikan yang berisi tentang semua hal yang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan sulit, tuliskan pertanyaan yang anda ingin tanyakan, maka kami akan siap sedia menjawab semua pertanyaan anda.

Minggu, 11 Desember 2016

Pertanyaan dan Fungsi Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Bagi Bangsa dan Negara

Advertisement

Advertisement
Pertanyaan dan Fungsi Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Bagi Bangsa dan Negara - Pada kesempatan yang sangat baik ini kita semua akan belajar tentang Fungsi Pancasila Sebagai Sistem Filsafat. Pada bagian terdahulu telah kita uraikan pengertian dan bagian dari berbagai sistem filsafat Pancasila. Pada bagian ini akan kita lanjutkan dari fungsi filsafat Paancasila itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu perlu kita kaji tentang ilmu-ilmu yang erat kaitannya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini lebih dahulu diuraikan, karena untuk terus menguraikan fungsi filsafat maka harus kita ketahui tentang arti dan ilmu-ilmu apa saja yang harus diikat dan disatukan oleh filsafat itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pertanyaan dan Fungsi Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Bagi Bangsa dan Negara

 Fungsi filsafat secara umum dapat kita simpulkan sebagai berikut:

  1. Memberikan jawaban atas pertanyaan yang bersifat fundamental atau mendasar dalam kehidupan bernegara;
  2. Memberi kebenaran yang bersifat substansi tentang hakikat negara, ide negara atau tujuan bernegara; dan
  3. Merusaha menempatkan dan menjadi perangkat dari berbagai ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kehidupan bernegara.
Pertanyaan apa saja yang bersifat fundamental dalam kehidupan bernegara itu? Kira-kira jawabannya adalah segala aspek yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat bangsa tersebut dan kelangsungan hidup Negara tersebut. Oleh karena itu, fungsi Pancasila sebagai filsafat dalam kehidupan bernegara, haruslah memberikan jawaban yang mendasar tentang hakikat kehidupan bernegara. Hal yang fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, susunan politik atau sistem politik dari Negara, bentuk Negara, susunan perekonomian dan dasar-dasar pengembangan ilmu pengetahuan semua yang tersebut di atas haruslah mampu dijelaskan oleh filsafat.

Filsafat Pancasila harus mampu memberikan dan mencari kebenaran dan substansi tentang hakikat Negara, ide Negara, dan tujuan Negara.Dasar Negara kita adalah lima dasar dimana setiap silanya berkaitan satu sama lainnya.Kelima sila itu merupakan kesatuan yang utuh, tidak terbagi dan tidak terpisahkan. Saling memberikan arah dan dasar kepada sila yang lainnya, oleh karenanya Pancasila sebagai dasar Negara.Misalnya kita lihat sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa, memberikan sinar dan pedoman pada empat sila di bawahnya. Begitu seterusnya kalau kita bicarakan fungsi Pancasila sebagai pemberi dasar yang menjawab pertanyaan “hakikat Negara”

Pancasila sebagai filsafat bangsa harus menjadi perangkat dan pemersatu dari berbagai ilmu yang dikembangkan di Indonesia. Fungsi filsafat akan terlihat jelas, kalau di Negara itu sudah berjalan keteraturan kehidupan bernegara. Sebagai contoh di dunia Barat yang Liberal, kiita menemukan pengembangan ilmu pengetahuan didasarkan pada tujuan pengembangan liberalism dalam semua aspek kehidupan manusia.Begitu juga Negara-negara komunis, kita menemukan pengembangan ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk mengembangkan filsafat komunis itu sendiri dan setiap ilmu itu haruslah mendasarkan diri dengan filsafat negaranya.

Itulah pembahasan kami mengenai Pertanyaan dan Fungsi Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Bagi Bangsa dan Negara. Penulis menyadari terdapat banyak kekurangan dalam penjelasan diatas, untuk itu komentar dalam bentuk kritik, saran atau masukan sangat penulis harapkan demi kemajuan tulisan ini, baca juga tulisan kami sebelumnya yang membahas tentang Contoh dan Materi Pancasila Sebagai Sistem Filsafat dalam Kehidupan Bermasyarakat. semoga dapat bermanfaat.

Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pertanyaan dan Fungsi Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Bagi Bangsa dan Negara

0 komentar: